![]() |
| Nontan ke Dokter |
Here we go… aturan demi aturan
diterapkan seiring dengan bertambahnya usia anak. Aturan-aturan dimasukkan dalam jadwal kegiatan
dan merupakan bagian dari keseharian. Jadi tidak terasa ‘kan. (baca juga Rules of Mommy vol 1)
Tapi dari semua aturan yang ada,
saya paling suka aturan ‘mom’s miting’, tapi jarang banget dilakukan bahkan hanya
ingat pernah dilakukan sekali saja. Mom’s
miting adalah panggilan miting keluarga oleh
bunda, yang tidak boleh tidak hadir dan isinya tidak boleh dibantah, merupakan
aturan tertinggi dari semua aturan yang ada.
Ketika anak mulai usia diatas 7
bulan, salah satu kegiatan wajib dan pasti saya tanyakan adalah tadi siang/sore
baca cerita apa ? emh.. lebih tepatnya ajak
bayi-nya lihat, buka dan main buku. Buku
yang bunda suka banget, dan anak-nya juga suka. Adalah serial Nontan (dulu pernah ada terjemahannya, sekarang sulit sekali cari, kecuali yang masih original bahasa Jepang)
Melalui buku ini, anak-nya ngga
pernah takut ke dokter (berkat buku Nontan pergi ke dokter), anaknya mudah ‘toilet
training’ karena buku Nonton Pee di Pot,
dulu punya 7 buku-nya. Tidak tahu sekarang ada dimana.
Buku baby touch & Flip book juga menjadi koleksi bunda dulu,
tentunya tidak ketinggalan buku-buku cerita kisah para nabi dan bible story lainnya.
Kenapa sih diperkenalkan dengan
buku, menurut bunda baca buku itu bukan hobi, tapi kebiasaan yang bisa
dibentuk. (kalau hobby yang dari sono-nya adalah hobby yang berkaitan dengan
bakat tertentu yang tidak bisa dipaksakan, seperti hobby musik – belajar main
alat musik, hobby mengambar, melukis, dll). Menyukai buku dapat dilatih. Tujuannya
agar anak-nya terbiasa baca, ngga allergy
dengan buku dan ujung-ujungnya mudah belajar sendiri.
![]() |
| Nontan Pee - buku ini bercerita soal Nontan yang Pee di pot. Jadi anak ngga takut terhadap pot untuk pipis, bahkan pengen coba karena sama seperti ada dalam buku, benda yang sering dilihatnya. |
| Baby Touch - dalam buku ada berbagai bahan yang dapat disentuh oleh bayi untuk belajar mengenai permukaan -melatih sensorik |
| buku dengan bahan karton keras, puluhan tahun masih awet |
Berdoa, adalah hal wajib
dilakukan saat makan dan saat menjelang tidur. Bunda buat doa-nya yang pendek dan
simple. Semakin besar , doa-nya juga
berubah menjadi lebih panjang. Akhirnya dibelikan buku-buku doa untuk aneka
situasi dan doa sendiri.
Jenis Makanan, hehehe ini memang
bagian dari ego biar gampang cari makan. Jadi sejak kecil menu sudah dibuat
demikian variasi untuk karbohidrat, jadi tidak boleh tiap hari dikasih nasi. Harus
bisa kenyang dengan kentang , atau mie atau pasta saja bahkan kadang cukup dengan
roti.
Tidy up, karena dirumah anak-nya
hanya bersama dengan nanny dan pembantu, maka usia 14 bulan sudah masuk sekolah
(atau tempat bermain), saat itu kami pilih Montessori (kebetulan ada buku mengenai
metode Montessori dan rasanya cukup cocok, jadi daripada main ngga karuan, jadi
masuk sekolah). Salah satu aturan
penting adalah TIDY UP, ketika selesai main harus beresin mainan sendiri (dan
waktu usia sekolah benaran, anaknya benar-2 dilatih untuk beresin tas dan
buku-buku,nya termasuk peralatan les).
Jadi sama sekali anaknya tidak
boleh dibantu ngeberesin alat sekolah dan menyusun buku. Puji Tuhan, anaknya sekarang ini memang not too care about his belonging (misalnya
kaos kaki buka dimana dia suka), tapi soal buku-2 sekolah dan tas sekolah,
top banget dech.. ngga pernah sekali-pun bunda khawatir soal yang satu ini.
No Gadget on Table, nah ini
aturan yang masih diterapkan sampai saat ini. tidak boleh ada gadget ketika sedang makan bersama dimanapun. Tapi challenge-nya luarbiasa,
setiap kali memang perlu diingatkan agar tidak ada yang ber’iPun-ria,
ber-iPad-ria, ber-samsung’ria. Kadang berhasil kadang tidak (habis gimana…
butuh komitmen besar dari ayah )
| Gigi yg terawat, putih bersih sampai perlu di rontokin. |
Well… tiada gading yang tak
retak, biar-pun sudah dikawal dengan berbagai aturan, satu hal yang lupa adalah
meminta nanny tidak menyikat gigi si anak, sekarang ini kalau di ingat-ingat
baru sadar, memang anak-nya rajin sikat gigi (lagi-lagi karena
buku seri Nontan) , dan giginya bersih sampai besar umur 12 tahun gigi utuh
putih bersih, sampai harus minum obat (kalau tidak salah vinaflor) agar
gigi-nya goyang. Tapi karena selalu di
sikatin. Jadi dech.. sekarang ini anaknya malas dan tidak terbiasa rawat gigi, selamat tinggal gigi putih bersih
Apakah ada bunda yang ingin sharing
menerapkan aturan apa dengan lembut tapi tegas ?
Being Happy Working Mom,
Semoga bermanfaat.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
TerimaKasih komentar Anda.