Senin, 10 November 2014

45 Menit Menjelang Tidur.....

Dalam sebuah buku mengenai goal setting (mohon maaf bunda lupa judul dan pengarang buku), kira-kira mengatakan bahwa kemampuan kita menyimpan atau mengingat hal-hal secara bawah sadar, 10 kali lebih kuat adalah hal-hal yang kita alami menjelang tidur, yaitu 45 menit sebelum kita tertidur. Meski ditujukan untuk para professional mengenai bagaimana membentuk discipline berpikir untuk planning hari berikutnya. Bunda berpikir praktis… kalau begitu bukankah penting sekali mengisi hal, peristiwa terbaik setiap hari menjelang saat anak tidur. Bukankah itulah yang tersimpan.

Maka setiap menjelang tidur, dalam ritual mendongeng itulah pesan-pesan rohani, moral, dan karakter diceritakan dalam bentuk dongeng. Ketika dongeng digantikan dengan acara chit chat, percakapan kami senantiasa dua arah, bunda mendengar dan juga bertanya, pertanyaan seringkali mengarahkan pada jawaban sikap dan tindakan yang diharapkan.


Ritual lainnya adalah diakhiri dengan  doa bersama atau bunda menunggu anaknya berdoa baru mengucapkan selamat tidur.  Bunda yakin dengan berdoa dan doa bersama, anak menjadi lebih percaya diri dan lebih punya daya tahan. Tapi yang paling utama, bahwa investasi untuk alam bawah sadarnya adalah isi dari doa tersebut  dan informasi-informasi penting yang perlu disimpannya. Suatu saat memory ini dibutuhkan, file-nya dapat di panggil kembali bukan ??

Nah sekarang bunda bayangin aja, jika aktivitas terakhir si anak menjelang tidur adalah didepan TV atau main game. Menurut ilmu ‘mind – brain’ tersebut,  berarti kita mengisi alam bawah sadar anak kita dengan apa yang terakhir di lihat dan didengarnya, bayangkan kualitas informasi yang terbentuk di alam bawah sadarnya??  … kalau terakhir menonton film-film action, main game ‘fighting’, baca komik/cerita  genre thriller ,  barangkali perlu pikir ulang yach.

Berarti pula bunda, hati-hati ketika memarahi anak menjelang tidur, apalagi dimarahi dan nangis kecapeaan dan tertidur, sayang sekali bukan, ‘unconscious’ anak kuat terekam ‘marah, negatif, tidak disayang’.  Sebaiknya tetap sebelum tidur, beres atau tidak beres kejadiannya, lakukan rekonsiliasi dulu alias acara ber-damai-damai’an dan maaf memaafkan. 

Oh ya.. bunda pernah ditanya, sekarang jaman ngebrowsing, seandainya saat itu sudah ada, apakah masih akan dongeng or chit chat dengan anak. Well..  bunda pikir, seandainya  menonton atau ngebrowsing waktu malam sampai saat tidur adalah pilihan, maka bunda akan  buat kesepakatan topic  dan ngajak ngebrowsing youtube, misalnya nonton  film yang pesan moralnya bagus, bible story, dll. Kan bukan media-nya yang jadi masalah, tapi content-nya yang perlu diperhatikan.

Bagaimana menurut bunda ?

Being Happy Working Mom,
Semoga bermanfaat.



Membicarakan hobby atau hal-hal yang menjadi favorite anak kita adalah topik yang selalu menyenangkan, jika anaknya hobby main musik, investasikanlah 45 menit hal-hal positif soal musik...

Gitar Akustik
Gitar Akustik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TerimaKasih komentar Anda.