Dalam sebuah buku mengenai goal setting (mohon maaf bunda lupa
judul dan pengarang buku), kira-kira mengatakan bahwa kemampuan kita menyimpan
atau mengingat hal-hal secara bawah sadar, 10 kali lebih kuat adalah hal-hal
yang kita alami menjelang tidur, yaitu 45 menit sebelum kita tertidur. Meski
ditujukan untuk para professional mengenai bagaimana membentuk discipline
berpikir untuk planning hari berikutnya. Bunda berpikir praktis… kalau begitu
bukankah penting sekali mengisi hal, peristiwa terbaik setiap hari menjelang
saat anak tidur. Bukankah itulah yang tersimpan.
Maka setiap menjelang tidur, dalam
ritual mendongeng itulah pesan-pesan rohani, moral, dan karakter diceritakan
dalam bentuk dongeng. Ketika dongeng digantikan dengan acara chit chat, percakapan kami senantiasa
dua arah, bunda mendengar dan juga bertanya, pertanyaan seringkali mengarahkan
pada jawaban sikap dan tindakan yang diharapkan.
Ritual lainnya adalah diakhiri
dengan doa bersama atau bunda menunggu
anaknya berdoa baru mengucapkan selamat tidur. Bunda yakin dengan berdoa dan doa bersama, anak
menjadi lebih percaya diri dan lebih punya daya tahan. Tapi yang paling utama,
bahwa investasi untuk alam bawah sadarnya adalah isi dari doa tersebut dan informasi-informasi penting yang perlu disimpannya.
Suatu saat memory ini dibutuhkan, file-nya dapat di panggil kembali bukan ??
Nah sekarang bunda bayangin
aja, jika aktivitas terakhir si anak menjelang tidur adalah didepan TV atau
main game. Menurut ilmu ‘mind – brain’ tersebut, berarti kita mengisi alam bawah sadar anak
kita dengan apa yang terakhir di lihat dan didengarnya, bayangkan kualitas
informasi yang terbentuk di alam bawah sadarnya?? … kalau terakhir menonton film-film action,
main game ‘fighting’, baca komik/cerita genre thriller
, barangkali perlu pikir ulang yach.
Berarti pula bunda, hati-hati
ketika memarahi anak menjelang tidur, apalagi dimarahi dan nangis kecapeaan dan
tertidur, sayang sekali bukan, ‘unconscious’ anak kuat terekam ‘marah, negatif,
tidak disayang’. Sebaiknya tetap sebelum
tidur, beres atau tidak beres kejadiannya, lakukan rekonsiliasi dulu alias
acara ber-damai-damai’an dan maaf memaafkan.
Oh ya.. bunda pernah ditanya,
sekarang jaman ngebrowsing, seandainya saat itu sudah ada, apakah masih akan
dongeng or chit chat dengan anak. Well..
bunda pikir, seandainya menonton
atau ngebrowsing waktu malam sampai saat tidur adalah pilihan, maka bunda
akan buat kesepakatan topic dan ngajak ngebrowsing youtube, misalnya
nonton film yang pesan moralnya bagus,
bible story, dll. Kan bukan media-nya yang jadi masalah, tapi content-nya yang
perlu diperhatikan.
Bagaimana menurut bunda ?
Being Happy Working Mom,
Semoga bermanfaat.
Membicarakan hobby atau hal-hal yang menjadi favorite anak kita adalah topik yang selalu menyenangkan, jika anaknya hobby main musik, investasikanlah 45 menit hal-hal positif soal musik...

Gitar Akustik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
TerimaKasih komentar Anda.