Minggu, 27 Agustus 2017

Bacaan 2016 :
Rekomendasi :
Spiritual Books :
1.My Life with the saints - James Martin SJ
2.Making Gay Okay - Robert R Really

Leadership :
1.Leadership Pipeline-Ram Charan
2.Contagious Culture -Anese Cavanaugh
3.Radical Focus -Christina Wodtke

Marketing :
1.Predictive Analytics -Eric Siegel
2.Dont Make me think, revisited-Steve Krug

1. My life with the saints- James Martin SJ
2. Contagious: Why Things Catch On - Jonah Berger
3. Growth hacker marketing -Ryan Holiday
4. 8 kebiasaan seorg miliuner yg bahagia-Bo Sanchez
5. Predictive Analytics -Eric Siegel
6. Between Heaven and Mirth - James Martin SJ
7. Crossing the Tiber -Steven K Ray
8.Making Gay Okay, How Rationalizing homosexual behavior is changing everything-Robert R. Reily
9.The Rise of the Robots -Martin Ford @2015
10. The Leadership Pipeline -how to build the  leadership powered company -Ram Charan, steve drotter, jim noel
11. The Ultimate Question 2.0 - Fred Reichheld @2011

12. Contagious Culture - Anese Cavanaugh @2016
13.Start With Why -Simon Sinek @2009
14. Talent is overrated - Geoffrey Calvin @2008
15. I am malala -malala yousafzai with christina lamb @ 2013
16. Customer experience for dummies-roy barnes-bob kelleher -2015 
17. Wahyu Yohanes -Dr. J.J de Heer
18. Store Design & Visual Merchandising-Claus Ebster , Marion Garaus @2011
19. Pigs in the parlor, the practical guide to deliverance, Frank & Ida Mae Hammond @1973, 2010
20. Predictive Marketing Easy Ways every marketers can use-Omer Artun-Dominique Levin @2015
21. How to write copy thats Sells -Ray Edwards - 2016
22.Profit Hacking -Steven Daar @2014
23.Mindware tools for smart thinking -Richardp E Nisbett-2015
24. Guerrillia Marketing on the Internet /Jay Conrad  Levinson
25. The Loyalty Leap -Bryan Pearson @ 2012
26. Radical Focus -Christina Wodtke @2016
27. Don't Make me think, revisited - Steve Krug @2014


Sabtu, 12 Desember 2015

Bacaan menarik tahun 2015…


Bacaan sepanjang tahun 2015, berikut ini saya sarikan..

1. #Girl Boss - Sophia Amoruso
Satu lagi entrepreneur yang sukses di jalur online store dalam usia yang relative muda.  Sophia Amurosso lahir tahun 1984. Memulai jualan online 2002, namun baru serius berjualan karena kebutuhan hidup pada tahun 2006 di eBay membesut dagangan baju vintage. Thn 2008 men- launching website-nya Nasty Gal. Saat bukunya  terbit  2014, dalam waktu 8 thn perusahaannya telah berkembang memiliki lebih dari 350 pegawai dengan julan $100 million.

Buku pertama yang saya baca di tahun 2015  mengenai Sophia,  bertolak belakang  banget dengan Sheryl Sandberg dalam buku Lean In yang saya baca di ujung thn 2014. Kedua perempuan hebat di bisnis online ini memiliki latar belakang yang sungguh berbeda. Jika Sheryl dari kasta Brahma, Sophia hidup dalam kemiskinan Sudra. Sheryl jenius cumlaude dari uni beken, Sophia berjuang untuk naik kelas, sering bolos dan tidak pintar sekolah. Sophia dari keluarga cerai, Sheryl dari model keluarga yang penuh dukungan dan kehangatan. Sheryl memulai karir dalam lingkungan yang terpelajar dan networking hebat, Sophia ahli mencuri dan memulai debut-nya menjual buku curian.  Karena membaca kedua kisah perempuan ini dalam waktu berdekatan, maka sulit untuk tidak membandingkannya. Sebab saya amat terkesan dengan kisah sukses Ms. Amoruso ini. Sukses itu ternyata ngga pernah perduli dengan background. Apapun latar hidup seseorang, tetap bisa berhasil. Kesamaan yang di miliki kedua-nya adalah soal totalitas dan kegigihan dalam melakukan pekerjaan mereka.

2. Zero to One – Peter Thiel
Lagi, buku kedua saya masih seputar sosok orang hebat di dunia bisnis online. Peter Thiel,  pemilik Paypal, investor awal Facebook, karena rekannya di PayPal  dan model bisnis  LinkedIn, Peter juga ikutan modal awal.  Menurut Peter, dalam bidang  technology, produk yang sukses dan hebat adalah produk yang dari zero to One,  dari null ke satu. Bukanlah company atau produk  penerus 2,3 ...  dimana seseorang telah memulai dari satu, dan kita perlu berjuang mencapai 2, 3, dst-nya.
Peryataan lain  yang menarik adalah bahwa produk digital akan sukses jika membawa manfaat 10x lipat dari yang  biasa –layanan non digital.  Sebab kebanyakan produk digital sudah ada non digitalnya (offline), jadi jika di digital’kan yakinkan membawa 10x lipat manfaatnya.
Dalam buku ini juga banyak di kisahkan  catatan dan contoh  suskes-nya membawa paypal jadi kelas dunia.

3. In the Plex, how google thinks, works, and shapes our lives - Steven Levy
Wah, ternyata buku ketiga saya masih tidak jauh dari bau online, tapi ini adalah buku yang sudah lumayan lama terbit dan merupakan buku yang di tulis oleh orang luar mengenai Google. Buku ini lebih banyak menyoal organisasi dan management-nya. Menarik sebab ditulis oleh Steven yang memiliki kesempatan (dan diberi) kesempatan untuk mengikuti para eksekutif google dalam meraksasakan diri.  Salah satu bagian yang menarik meski minim info mengenai pelaksanaan metode kerja Objective Key result.


4.The Power Of Focus  -Jack Canfield, Mark Victor Hansen, Les Hewit.
Tagline buku ini :  cara meraih target bisnis, pribadi dan finansial dengan rasa percaya diri dan keyakinan.  Ya, buku pengembangan diri yang amat berguna untuk melatih soft skill diri   dalam menjalankan strategy fokus.  Terdapat 11 strategy fokus, setiap ulasan disertai langkah tindakan.  Kita juga dapat menemukan kalimat-kalimat tajam yang di tulis secara khusus dan besar untuk mengingatkan dan memudahkan pembaca untuk ingat. Misalnya :  HINDARI  SINDROM KALAU BISA………. Memberitahukan pembaca bahwa penyesalan adalah konsekuensi keputusan atas tindakan. Maka dari itu hindari saja kalimat yang bakal akan kita ucapkan (contohnya kalau bisa saya mau menabung… tentu saja kita bisa asal kita mau membuat keputusan J) . 

Pembaca juga akan menemukan gagasan yang cukup menantang, misalnya tentang kegigihan yang konsistensi. Pembaca diminta untuk memulai dengan pertanyaan mengapa (mengapa saya mau, mengapa saya kerja begitu  keras, mengapa saya gagal, dlsb);  mengapa tidak ? (mengapa tidak saya, mengapa tidak saya sadari, dlsb) ; mengapa bukan diri Anda ? (mengapa orang lain,  mengapa bukan saya yang diminta, dlsb) ; Mengapa tidak sekarang ? (mengapa menunda, mengapa tidak berani lakukan sekarang, dslb).

5. Soup-Jon Gordon
Buku ini hanya sekitar seratusan halaman, cukup tipis. The soup termasuk buku pengembangan diri untuk melatih leadership. Kisahnya dimulai dari  kegelisahan CEO yang menangani perusahaan yang nyaris lumpuh.  Chapter demi chapter mengulas teknik soft skill dalam membangun team dan organisasi, management ala SOUP, penghujung kisah happy ending, artinya apapun posisi leadership Anda. Yakinlah Anda juga akan mengalami happy ending. Sebab dalam memimpin, YOU’re the ONE Stir the POT.

6. Chloe – Sukses Berbisnis Online Shop
Sampul buku dengan wajah cantik gadis pemilik cerita  ini tertulis, kisah inspiratif gadis cilik 12 tahun berbisnis online shop dengan omzet 600juta. Wow…  saya berharap semua yang membaca berseru wow juga. Bagaimana tidak, usia 12 thn sudah punya bisnis dengan omzet segitu, nah kebayang kan ngga perlu membiayai anak ini. Hahaha.. ternyata Chloe ini memang pantas diacungi jempol, kisahnya mengalir dan inspiratif, dan uang penjualannya tidak digunakan untuk diri-nya sendiri melainkan untuk kegiatan pelayanan. Wow..

7. Scaling up-How a few companies make it &why the rest don't -  Verne Harnish & the Team.
Buku management yang diterbitkan kembali dengan revisi sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan jaman sekarang ini, adalah  buku model atau-pun framework management. Verne Harnish menciptakan ‘Rockefeller Habits’ konsep berdasarkan kepemimpinan dan praktek management yang dilakukan oleh John D. Rockefeller , pebisnis hebat pemilih standard oil dan pemilik gedung –kompleks Rockefeller centre.

Menurut Verne dan tim-nya, yang telah membantu banyak perusahaan dan juga menyediakan workshop dan coach untuk membantu pebisnis menerapkan konsep kerja rockefller habits ini, bahwa perusahaan perlu di kelola secara berbeda ketika mulai bertumbuh, pemilik bisnis yang awal-nya hanya memiliki 2 pegawai, berbeda dengan ketika memiliki 50 pegawai, apalagi 100, 1000… maka untuk scale up, dibutuhkan disiplin dan kebiasaan dalam melakukan dan mencapai target pekerjaan.

8. Protestant's Dilemma-Devin Rose
Buku ini termasuk salah satu buku yang saya cari-cari, artinya saya menemukan buku ini dengan upaya. Hahaha jika saya mengklaim diri sebagai katolik fanatik, tapi menikah dispensasi beda agama, mestinya secara logika , kefanatikan saya gugur.  Ya, saya mencari-cari mengapa gereja suami saya berbeda dengan saya dalam banyak hal. Pertanyaan terbesar saya adalah jika semua Kristen mengaku Alkitab satu-satunya sumber Kebenaran, tapi kenapa justru banyak banget denominasi kristen muncul dan bahkan beberapa suku punya gereja dan setiap Negara ada dan berbeda-beda. sebab saya tahu di Gereja kami setiap hari dari yang berada di ujung pelosok negeri terpencil sampai di NewYork  membaca kutipan KS yang sama, ibadat yang sama. Yang juga paling saya cari adalah mengapa saya pribadi sering merasa penginjil  'mencocokkan ayat KS' terhadap suatu hal, ayat-ayat-nya dicarikan, padahal ayat kutipan juga ada ayat lain yang kadang seolah-olah bertentangan. Jadi terasa ada ayat favorit dan tidak favorit, mengutip suatu ayat mengabaikan ayat lain. 
.  
Buku ini amat menarik, ditulis tanpa tendency untuk berdebat (atau bisa jadi perdebatan, entahlah) , ditulis dengan alur pengandaian, dan diakhiri dengan dilemma yang dihadapi gereja. Membaca buku ini cukup menjawab seluruh pertanyaan bahkan membuat saya lebih mengerti ajaran-ajaran Bapak Gereja Protestan. Padahal dari dulu berusaha untuk membaca-nya tapi biasanya sulit di pahami. Sekaligus juga memampukan saya bertanggung jawab terhadap iman saya sendiri dengan lebih percaya diri.

9. Career First – Maya Arvini
Buku ini saya dapatkan langsung dari Mba Maya yg mungil & cantik, saat berkenan sharing di acara 'meet the geek' di kantor. Isi buku-nya sesuai dengan karakter penulisnya, energik  dan antusias dari awal hingga akhir. Buku ini benar wajib dibaca teman-teman yang baru masuk dunia kerja, mempersiapkan diri untuk bekerja maksimal dan berkarir. Namun yang sudah bekerja tapi belum menemukan tips dan cara memompa diri, ngga ada salahnya baca buku ini. Pasti terinspirasi dan mendongkrak semangat diri. 

10. Hooked: how to build habit forming products – Nir Eyal  
Nir Eyal berkarir di silicon valley, study case tidak jauh dari semua product technology. Bagaimana sebuah product – fitur dapat melekat dalam kebiasaan pengguna. Buku ini mengulas konsep pembentukan kebiasaan, tidak berbeda jauh dengan buku The Power of Habit - Charles Duhigg, namun buku Hooked mengulas dari sisi marketing untuk para marketer yang membuat, menciptakan product, fitur maupun aktifitas  promo. Buku ini juga menjelaskan dengan baik manifestasi dari  buku Daniel Kahneman  Thinking, slow and  fast.

11. The Sales Acceleration  Formula – Mark Roberge
Buku selling di era menggunakan data, technology, melakukan penjualan dengan predictable dan scalable. Termasuk salah satu buku selling yang menyegarkan dengan teknik dan cara-cara yang baru.

12. Driving Honda: inside the world’s most innovative  Car Company – Jeffrey Rothfeder
Menurut ulasan, Rothfeder cukup  berhasil menulis buku Honda dengan lengkap dan inspiratif. Menurut saya buku ini sama dengan buku lannya yang mengulas keberhasilan sebuah perusahaan. Dimulai dengan kisah sang pendiri, nilai-nilai dan budaya dalam membangun perusahaan Honda yang membedakannya dengan perusahaan mobil lainnya.

13. Linchpin – Seth Godin
Buku ini dihadiahkan oleh teman, ngga tahu kenapa buku ini dipilih. Mungkin karena penulis-nya Seth Godin, yang telah menghasilkan 18 buku internasional best seller dan kebanyakan genre marketing. Tapi buku Linchpin ini boleh masuk kategori self development. Buku-nya cukup menprovokasi cara berpikir untuk menjadi seorang yang tidak biasa-biasa.

14. Lateral Thinking – Edward de Bono
Buku klasik tentang cara berpikir, sering kali lateral thinking di samakan dengan cara berpikir kreatif. Rasanya iya juga sih, lateral thinking ini mengajak untuk berani keluar dari cara dan pola pikir pada umumnya.

15. Elon Musk: Tesla,SpaceX, nd the Quest for a Fantastic Future – Ashlee Vance
Buku ini sekitar 400-an halaman, bandingkan dengan steve job yang 600-an halaman, kebanyakan buku antara 275-300 halaman. Tapi buku ini tampak tebal karena memang font agak besar-besar. Mestinya enak untuk dibaca, tapi ngga tahu kenapa, buku ini buat saya terasa agak boring, jadi sepanjang tahun ini adalah buku pemecah record terlama dibaca. Tapi, Elon Musk memang jenius, manusia langka sekelas ilmuwan lainnya yang mengubah dunia dengan technology.

16. Sadhana – Antony de Mello
Saya telah memiliki buku ini sekatar 12-13 tahun yang lalu, hadiah dari teman. Belum pernah dibaca hanya sempat di buka-buka. Saya selalu punya kerinduan untuk bisa belajar meditasi. Tapi baru kesampaian dan secara kebetulan pula. Sadhana artinya jalan. Jalan menuju Tuhan dengan cara meditatif. Meski Antony de Mello adalah seorang Jesuit, yang dalam tradisi Jesuit sudah sangat terkenal dengan hidup kontemplatif dan meditasi Ignatius. Buku ini mengajari meditasi Kristen dengan akar  Buddhism dan Hindustan, akar yang amat lekat dengan Pater Antony yang berasal dari India.Buku ini tidak bisa dibaca begitu saja, karena berisikan praktek-praktek meditasi yang sepenuhnya butuh bimbingan.

17.Future of God – Deepak Choopra
Menutup tahun, dalam perjalanan libur akhir tahun, buku ini lumayan menemani perjalanan berjam-jam dalam bus. Deepak Choopra seorang spiritual, memulai buku-nya dengan soal pandangan para atheist yang disebutnya non believer, kemudian berbicara dengan believer dan mengutip baik ayat-ayat dalam Kitab Suci Kristen, Muslim dan Bhagavad-Gita. Di chapter akhir, Deepak mencoba menguraikan jalan/cara untuk menjadi believer.  



Semoga bermanfaat. 




Selasa, 10 Februari 2015

Apakah ada Kesetaraan untuk Perempuan ?

Liburan Paradise, Fun, Good Food, & Good Friends, 
Dalam suatu kesempatan ngobrol dengan teman-teman yang kebanyakan laki-laki saat  libur ke Halmahera dengan kapal ‘Liburan Paradise’ , saya melontarkan pertanyaan survey kecil-kecilan, kebetulan baru selesai baca buku yang cukup provokatif untuk perempuan ‘Lean In’-nya Sheryl Sanberg .
Saya bertanya : “apakah kamu ngasih istri-mu kerja ?”  sebetulnya sih aku sudah tahu jawaban yang akan diberikan, karena kalau pertanyaan ini dilontarkan , boleh dikatakan 90% jawaban para suami kurang lebih bernada sama. Tapi saya  tetap saja kecewa mendengarnya. Mungkin saya berharap yang 10% benar-benar memberikan jawaban yang ingin saya dengar.

“Kalau saya ngga mampu (secara financial maksudnya), yach silakan bekerja, tapi semua saya penuhin, ngapa’in lah kerja “
“Boleh sihhh kerja, asal tahu diri mesti bisa bagi waktu jaga anak (atau boleh kerja asal anak & suami jangan ditelantarin..)
“Saya mampu kok membiayai semua kebutuhan RT, tapi kalau tetap ingin kerja silakan, tapi ingat jaga anak” 

Minggu, 18 Januari 2015

Reading List of 2013, Bacaan Tahun 2013



My reading list di tahun 2013, berikut ini adalah ulasan singkat 17 buku yang telah saya baca di tahun 2013. Hahaha karena ulasan dibuat di akhir tahun, jadi sesungguhnya saya lupa sebanyak yang telah dibaca. Makin banyak baca makin banyak lupa….

1.Instant Team Building – Bradley J Sugars
Buku business coach Sugars sangat menginspirasi, maka ketika sedang dalam situasi perlu kembali melakukan banyak pembenahan membentuk team kerja yang hebat, saya menemukan buku ini dan tentu sebagai bacaan awal tahun sebelum memulai terlalu jauh tahun ini. Instant Team Building cukup me-refresh kembali hal-hal mendasar untuk membentu tim pemenang, mencari bintang dan bagaimana mengkomunikasikan tujuan kepada tim dengan jelas. Rekomendasi untuk semua yang ingin belajar soft skill memimpin tim sukses.

2. The Little Blue Book of Advertising - Steve Lance & Jeff Woll
Ada 52 ide yang dibagikan , tips menarik dan perlu diperhatikan dalam membuat dan menghasilkan iklan.

3. Lead with Luv – Ken Blancard –Colleen Barrett
Ken Blanchard legendary penulis one minute manager (saya pribadi sangat amat menyukai buku one minute mother-nya yang telah banyak membantu saya menjadi seorang Ibu yang effektif dalam mengasuh anak). Ken biasa menulis bersama dengan partner, kali ini dengan  Colleen Barrett , memimpin dengan cinta, pada intinya bertutur bahwa pemimpin itu melayani, cara berpikir dan ‘action’ lead with luv, serta bagaimanan menjaga kultur kerja yang kuat.

Sabtu, 17 Januari 2015

Reading List 2014, Buku Menarik tahun 2014

Setiap tahun saya membaca beberapa buku yang menarik, menurut saya semua buku tersebut luar biasa, maklum buku-buku yang saya baca merupakan buku yang di rekomendasi dan juga best seller.
Berikut ini 13 buku yang saya baca di tahun 2014 :


1.David  & Goliath – Malcom Gladwell
Malcom Gladwell memang pandai menulis dengan mengangkat hal-hal yang simple dan keseharian menjadi buku telaah marketing yang menarik. Sesuai dengan judulnya, Daud si kecil yang mengalahkan Goliat si raksasa, dengan senjata yang sederhana namun mematikan, pembacanya diajak untuk seperti Daud.

2. Dogfihgt how Apple & Google Went to War - Fred Vogelstein  
Menarik buku ini menyimak bagaimana para raksasa bisnis IT ini saling mengintip, berantam memperebutkan talent, bagaimana sikap Love & Hate atas Eric Schmidt yang menjadi petinggi di Apple dan Google.

3.The Everything Store, the Age of Amazon- Brad Store  
Woww… ini buku yang luarbiasa wajib banget dibaca di era ini. dari sekian banyak buku yang menulis tentang amazon, rasanya ini yang paling menginspirasi dan paling lengkap diceritakan. Jadi highly recommend

Jumat, 16 Januari 2015

Edukasi Seks Sejak Dini: Mom, ..... ?

Mom, kenapa penisku bisa keras sendiri ?
Bagaimana Bunda menjawab pertanyaan tersebut ? tapi lebih penting adalah bagaimana reaksi Bunda mendapatkan pertanyaan tersebut ?

Anak-anak yang bertanya seputar  alat produksi-nya dan bagaimana dia bisa ada didunia, adalah hal yang sangat wajar, masih ingatkah bunda, ketika ada masa-nya anak-anak kita ngga berhenti-henti tanya, ini apa , itu apa, mengapa bisa begitu, mengapa begini… sampai kita dibuat agak kesal.
Ortu memang sering salah bereaksi karena (ini kata temanku..) karena yang ‘ngeres’ itu para orang tua, anak-anak bertanya karena memang rasa ingin tahu. Jadi jawablah dan jelaskan dengan baik. Masalahnya kan Bunda bingung jawabnya apa …   

Kamis, 15 Januari 2015

Tortila SERU, resep membuat Tortila






































Makan tortila adalah kegiatan makan bersama yang menyenangkan, karena setiap orang meramu isi tortila masing-masing. Bebas untuk pakai apa dulu dan mau pakai seberapa banyak. emh.... biasanya sih tortila yang enak adalah yang bisa mengisi dengan pas dan balance. Membuat tortila butuh waktu dan kesabaran, karena lumayan lama mengiling adonan satu-satu dan memanggangnya....bahan isi juga bervariasi dan disiapkan secara sendiri-sendiri,  banyak yang harus disiapkan, tapi seru kok.... coba dech.

Bahan Dasar roti Tortila 
2 cangkir tepung,
1/2 sdt baking powder
1/2 sdt garam
olive oil 1 sdm
susu secukupnya

Cara Membuat :
Campur semua bahan jadi satu, masukan susu sedikit-sedikit sambil aduk dengan spatula, doh terbentuk uleni dengan tangan sampai kalis, diamkan 20menit, ambil dan bentuk bulat - giling tipis dan di panfriend tanpa minyak  menggunakan teflon.

Bahan Isi:
-Selada  lettuce potong-potong
-Keju (bisa gunakan cheddar atau ricotta )
-Kacang merah kaleng (gunakan merk ayam brand - redbean in tomato saus)
-Saos Salsa (buat atau beli jadi)
-Guacamole (Alpukat dihaluskan beri lada, garam, sedikit bawang putih cincang, jeruk nipis, sedikit mayonnaise jika suka)
-Ayam/sapi cincang

Membuat Salsa
Potong kecil bentuk kubus semua bahan  tomat, bombay, timun (buang tengah), cincang daun mint sedikit,  beri jeruk nipis, garam  dan gula secukupnya, jika suka pedas beri saos tabasco

Ayam/Sapi Cincang
masukkan ayam/sapi ke telfon, tutup dan sekali-kali aduk. jika air tampak mulai mengering, tambahkan bawang putih cincang & bombai cincang, aduk-aduk, tambahkan garam, bubuk paprika sampai agak kecoklatan, masukkan saos taco (jika tidak gunakan soas tomat biasa, kasih sedikit bubuk jinten-cajun dan bubuk cabe pabrika).



Minggu, 11 Januari 2015

Edukasi Seks sejak Dini : Mom, Seks itu apa ? (Menghindari anak dari pelecehan seksual)

Kapan waktu yang tepat untuk mengedukasi seks ke pada anak-anak kita ? Jawabannya pasti bervariasi, atau bahkan  ada yang tidak pernah terpikirkan untuk mendidik hal yang satu ini.  Dalam suatu kesempatan ngobrol dengan beberapa orang tua mengenai edukasi seks kepada anak-anak, umumnya ortu memang cukup sulit untuk menjawab pertanyaan anak-anak mereka (yang kelas 3 SD juga sudah ada yang bertanya: bagaimana terjadinya bayi). Umumnya mereka mengerti ada bayi dalam perut mami dan setelah sembilan bulan akan dikeluarkan. Tapi pertanyaan besar bagaimana hal ini terjadi dan keluar dari mana ?  sangat sulit untuk dijawab. Ada pula anak laki-laki yang bertanya kenapa penis dia bisa keras sendiri ? bahkan ada anak kelas 4 SD bertanya apa artinya diperkosa, apakah di elus itu sama dengan di perkosa ?

Salah Bereaksi
Mendapat pertanyaan-pertanyaan tersebut, seringkali ortu beraksi ‘panik’ dan curiga, kok anak aku tahu begitu’an sih ? darimana mereka tahu ? 
Reaksi inilah yang melumpuhkan ortu untuk memberikan respon yang wajar dan menjelaskan dengan seharusnya. Ortu lupa bahwa ‘begituan’ ada dipikiran si ortu, anak-anak bertanya karena keingin-tahuan mereka, sama halnya ketika mereka bertanya kenapa kalau batuk ngga boleh makan coklat ?
Bisa  dimaklumi masih banyak orang tua yang  merasa risih , tabu, berbicara soal seks, dan berpikir biarin aja, nanti juga mereka tahu sendiri.

Buat bunda yang bekerja, jangan sampai anak kita belajar dari internet, belajar dari teman-nya yang sama tidak tahu-nya, atau sekedar mendengar sex education dari sekolah. Jadi bersikap wajar dan berikan penjelasan dengan percaya diri.

Menghindarkan anak dari pelecehan seksual
Ketika anak saya bayi, beberapa kejadian mengenaskan mengenai pelecehan pada anak-anak sempat menjadi heboh. Entah benar atau tidak beritanya sebab tidak ada yang terkuak seperti diberitakan pada kasus salah satu sekolah internasional belakangan ini. Mendengar hal-hal tersebut, sebagai bunda yang bekerja dan lima hari full menyerahkan perawatan bayi ke baby sister, tentu khawatir.

Karena itu, bunda sudah mendidik masalah seksualitas sejak anak masih batita. Sejak bayi,  setiap akhir pekan bunda merawat dan memandikan bayi sendiri, di saat inilah  periksa kondisi fisik bayi  seluruh badan dilakukan terutama bunda akan periksa area genital dengan baik. Ketika usia sekitar 2- 2,5 tahun meski belum bisa ngomong, bunda sudah beritahukan bahwa ‘lolo’nya tidak boleh ada yang pegang-pegang.
(Lolo penyebutan penis oleh babysister-nya, ngga tahu bahasa mana,  karena saya larang pakai kata ‘burung’ , agar nanti anak ngga bingung antara arti penis dan binatang burung)

Bahkan, sejak bayi umur delapan bulan, bunda sudah ajarkan tidak boleh ada yang cium bibirnya selain bunda dan papa-nya. Lewat berbagai buku cerita dan gerakan permainan, saya menanamkan ke anak-ku bahwa selain mama dan papa, yang lain hanya boleh cium kening dan pipi.
Terhadap baby sister dan mba, mencium anak adalah salah satu aturan keluarga yang harus diperhatikan dan   dalam berbagai kesempatan ngobrol menjelaskan soal penularan penyakit kenapa anak saya dilarang di cium.

Ketika mulai usia KB – Kelompok Bermain, Bunda juga mengajarkan si anak ngga boleh pegang payudara si mba dan babysister. Secara kebetulan, bunda pernah melihat anak-anak yang memukul & mencolek payudara si Mba. Karena si anak waktu mau pegang payudara  Mba, dan si Mba reflex berteriak dan lari menghindar, si anak tambah senang dan justru semakin tertarik. Bukan salah si anak, karena dia tidak tahu kenapa mba-nya bereaksi aneh ketika dipegang payudara di banding dengan pegang tangan.
Bunda menggunakan gambar breast feeding untuk maksud ini, dan tentu saja menjelaskan juga reaksi dan penjelasan yang benar  yang harus diberikan jika si anak lakukan hal ini kepada mba dan nanny.

Bunda berusaha untuk mengajari anak mengerti area pribadi-nya yang beda dengan anggota tubuh lainnya, agar dia mampu untuk melindungi dirinya dan juga respect to others. Kita ngga pernah tahu kapan anak kita menghadapi para peleceh yang sesungguhnya banyak dari orang-orang terdekat.

Being Happy Working Mom,
Semoga bermanfaat.






Ocean Taste Angel Hair Spaghetti


Spaghetti Angel Hair 'Ocean Taste'


Resep Ocean Taste Spaghetti ini  di ilhami oleh makanan Jepang, dan karena 'enek'  makan daging terus pada malam Natal, maka di hari Natal ingin membuat sesuatu yang simple dengan rasa  asin gurih. Maka bunda mencoba masakan ini. Hasilnya sesuai harapan  asin-asin gurih.  Waktu persiapan singkat & dan masak hanya butuh 5 menit. Jadi mudah sekali memasaknya dan dapat dijadikan menu favorit untuk simple meal but delicious. 

Bahan :
1.Spaghetti Angel Hair, rebus
2.Dry Seaweed - rendam dan potong-potong
3.Salmon egg 
4.Artifial Crab Meat - di suwir panjang-panjang 
5. Bawang putih cincang, Dashi (bumbu penyedap Jepang), lada-garam. 

Cara Masak:
1. Gunakan Telflon Pan , masukkan olive oil atau minyak goreng dan bawang putih cincang (aduk-aduk sampai mulai harum -jaga agar tidak gosong)
2. Masukkan seaweed & salmon egg,  aduk sebentar, 
3. Masuk bersamaan Spaghetti, crab meat, lada-garam, aduk rata , terkahir tabur sedikit dashi aduk-2 dan angkat.

*agak tricky masak angel hair, perhatikan saat merebus jangan kelamaan, sebaiknya sebelum matang betul sudah diangkat, agar lembek.

Selamat mencoba... 





Jumat, 12 Desember 2014

Menu Malam Natal : Grill Platter & Baguette Smoke Ham Mango


Menu malam Natal 2013 di ilhami oleh gaya hidup sehat ala hotwife kitchen. Makan malam Natal dengan menu :  Grill Platter & Baguette Smoke Ham  Mango. Grill Platter terdiri atas herbs Ribs, Germany Sausage and Rosemary Patatoes Wedges.  Untuk menambah karbohidrat dan sekaligus sayuran dan buah, menu istimewa racikan yang  di inspirasi oleh chicken mango wrap salah satu resto fast food,  adalah  Baguette Smoke Ham Spinach  Mango Sandwich. Makan malam ditemani dengan fruity lemonade. Emh... yummy.

Minggu, 30 November 2014

Membangun Relasi (Dongeng bag. 2)



Menurut Kak Agus, salah satu pakar dongeng Indonesia, dalam bukunya “Mendongeng Bareng Kak Agus DS yukk “, mengatakan bahwa alasan ortu ngga mendongeng umumnya ‘kurang memiliki waktu’ karena kesibukan mereka. Ya, make sense banget, apalagi untuk bunda yang kerja dan hidup dikota besar yang seringkali pulang bermacet-ria dan sudah lelah.  Kalau yang sering bunda dengar dari para bunda yang tidak bekerja, alasan tidak mendongeng ‘ ngga ngerti cara mendongeng atau sering bilang ngga pede

Kalau saja bunda tahu betapa banyak manfaat dari dongeng, pasti dech bunda mau investasi untuk mendongeng. Coba perhatikan ‘Kurang waktu dan kurang pede mendongeng itu adalah alasan semata atau masalah. Kalau masalah berarti dapat di selesaikan, kalau alasan.. wah itu butuh niat tuh.

Senin, 10 November 2014

45 Menit Menjelang Tidur.....

Dalam sebuah buku mengenai goal setting (mohon maaf bunda lupa judul dan pengarang buku), kira-kira mengatakan bahwa kemampuan kita menyimpan atau mengingat hal-hal secara bawah sadar, 10 kali lebih kuat adalah hal-hal yang kita alami menjelang tidur, yaitu 45 menit sebelum kita tertidur. Meski ditujukan untuk para professional mengenai bagaimana membentuk discipline berpikir untuk planning hari berikutnya. Bunda berpikir praktis… kalau begitu bukankah penting sekali mengisi hal, peristiwa terbaik setiap hari menjelang saat anak tidur. Bukankah itulah yang tersimpan.

Maka setiap menjelang tidur, dalam ritual mendongeng itulah pesan-pesan rohani, moral, dan karakter diceritakan dalam bentuk dongeng. Ketika dongeng digantikan dengan acara chit chat, percakapan kami senantiasa dua arah, bunda mendengar dan juga bertanya, pertanyaan seringkali mengarahkan pada jawaban sikap dan tindakan yang diharapkan.

Mendongeng itu Mudah kok..

“Me, a 10 year old child is still listening to my mother for bedtime stories. Why? The last 45 minutes before I sleep is when I chat with my mom, about personal stuff I'm worried about or how to improve what I do. …………………This is really important, because the last 45 minutes we do are sucked 10 times more to our conscious that what we do the rest of the day.”  Kutipan dari blog anak-ku ditulis sekitar usia 10 thn.

Sepekan sebelum ngeblog, bunda mencoba test apakah di usia 14 thn ini , masih ingat cerita-cerita dulu. Ternyata cerita didengar dari bayi masih nangkring dengan sukses di memory anak.  Dan pernah dulu kejadian ini juga buat bunda yakin dengan penting-nya mendongeng. Ketika berusia sekitar 8 thn, sewaktu menonton ‘the pursuit of happyness’ salah satu adegan si anak ngomong ‘..seperti nenek yang  terjebak banjir dan tidak mau ditolong …’. Anak-ku langsung nyeletuk:  ‘loh Ma, itu’kan cerita pastor tua yang waktu banjir berdoa kepada Tuhan minta pertolongan ya, Tuhan kirim perahu mau tolongin sampai 3x, tapi pastor-nya tidak mau’.  Bunda pikir, wah benar nih.. ternyata mendongeng saat menjelang tidur powerfull. Sudah sangat lama diceritakan tapi masih dapat diingat dengan baik.

Rabu, 29 Oktober 2014

Menerapkan Aturan Sejak Batita (Rules of Mommy Vol 2 )

 Nontan ke Dokter 
Here we go… aturan demi aturan diterapkan seiring dengan bertambahnya usia anak. Aturan-aturan dimasukkan dalam jadwal kegiatan dan merupakan bagian dari keseharian. Jadi tidak terasa ‘kan. (baca juga Rules of Mommy vol 1)
Tapi dari semua aturan yang ada, saya paling suka aturan ‘mom’s miting’, tapi jarang banget dilakukan bahkan hanya ingat pernah dilakukan sekali saja.  Mom’s miting adalah  panggilan miting keluarga oleh bunda, yang tidak boleh tidak hadir dan isinya tidak boleh dibantah, merupakan aturan tertinggi dari semua aturan yang ada.

Ketika anak mulai usia diatas 7 bulan, salah satu kegiatan wajib dan pasti saya tanyakan adalah tadi siang/sore baca cerita apa ? emh.. lebih tepatnya  ajak bayi-nya lihat, buka dan main buku.  Buku yang bunda suka banget, dan anak-nya juga suka. Adalah serial Nontan (dulu pernah ada terjemahannya, sekarang sulit sekali cari, kecuali yang masih original bahasa Jepang)
Melalui buku ini, anak-nya ngga pernah takut ke dokter (berkat buku  Nontan pergi ke dokter), anaknya mudah ‘toilet training’  karena buku Nonton Pee di Pot, dulu punya 7 buku-nya. Tidak tahu sekarang ada dimana.

Jumat, 24 Oktober 2014

Menerapkan Aturan Sejak Batita ? (Rules of Mommy Vol 1 )

Saya pikir gini... setiap orang yang bekerja (kerja kantoran), mesti melalui proses interview, kadang di-test dan setelah masuk kerja menjalani masa orientasi  kerja. Untuk posisi tertentu yang penting bisa melalui interview beberapa kali dengan orang yang berbeda.  Bayangkan posisi penting apa yang bisa lebih penting dari sebuah posisi menjaga dan merawat anak kita, posisi personal assistant bunda.  Tapi sayang kita ngga punya kesempatan untuk melakukan interview, ngga  dapat memilih-milih calon apalagi pakai  masa percobaan segala. Kadang bisa dapat baby-sis saja sudah bersyukur. Maklum’lah  supply lebih sedikit dari demand.
Tapi aku ngga berkecil hati, meski si nanny  langsung masuk kerja beberapa hari menjelang kelahiran, saya gunakan untuk tetap melakukan proses ‘interview’ dan  orientasi. Melihat cara dia membersihkan dan mempersiapkan peralatan bayi, ngobrol pengalaman kerja-nya, ngobrolin   cara-cara yang saya inginkan dalam membesarkan anak dan kenapa saya ingin melakukan dengan cara tersebut.
Dari obrolan tersebut saya bisa ‘sense’  kemampuan-nya, cara pandangnya dan yang penting dapat chemistry dengan dia. Puji Tuhan waktu itu cukup okay dan menjabat posisi penting tersebut sampai anak usia 6 thn. Setelahnya sudah tidak pakai baby sis lagi.

Inilah 2 aturan sederhana, hahahah mau sebut standar operation juga boleh dech, yang selalu menjadi bahan diskusi dan obrolon kami selanjutnya.

Senin, 20 Oktober 2014

Melatih Kebiasaan Bayi-Anak (Nanny Pulkam di Tangisi Anak ?? )

Aku pernah dengar kalimat yang bernada kesel dari seorang oma, kira-kira ngomongnya gini “ gimana sih anak ini, mami-nya pergi ngga pernah nangis dan ngga apa-apa, si ensus.. (maksudnya suster) pulang kampung anak-nya nangis-nangis mau ikut

Bunda pernah ngga sih ngalamin situasi kayak gitu…..

Kalau aku sih ngga pernah tuh, anaknya ngga perduli nanny-nya pergi, ngga akan dicari, atau mami-nya atau papi-nya.  
Dibuku Parenting (kalau ngga salah ingat judulnya: 36 month by month growing..) bilang kalau manusia itu makluk kebiasaan, jadi jika dari bayi sudah dilatih kebiasaan-kebiasaan  untuk mandiri, maka jadilah anak akan tumbuh demikian. Hal ini menjelaskan perbedaan anak-anak antar bangsa, sebab setiap bangsa punya kebiasaan sesuai norma bangsa tersebut, paling kecilnya adalah kebiasaan dalam rumah.

Kalau bunda sejak awal memutuskan untuk bekerja di luar rumah, memang perlu membangun kebiasaan-kebiasaan yang menurut aku sih perlu dan penting.  Setelah seharian bekerja, dan malamnya masih perlu  menjaga batita (apalagi waktu masih bayi – sepanjang malam ngga bakalan bisa tidur nyenyak), kebanyakan kurang dapat konsentrasi bekerja dan cenderung lelah di kantor. Kalau setiap hari lelah di kantor dan dirumah, tahu’lah apa yang bakal terjadi, jadi emosian ‘kan.

Memilih Karir atau Urus Anak ?

Pilihan yang tidak mudah yach antara memilih karir atau mengurus anak sendiri ?  pada titik  ketika harus memilih , kerap ada perasaan ‘tidak fair’ terutama buat para bunda yang baru meniti karir dan karir sedang menanjak, karena pas usia di mana karir menanjak, pas pula usia produksi anak.

Apapun pilihan-nya, menurut aku sih sama mulia-nya, kalau memutuskan untuk mengurus domestik sendiri, kayaknya seru juga…tapi aku ngga kompeten ngobrolin bunda yang memilih jurusan ini.

Well, kalau memilih untuk tetap ber-karir apalagi buat yang berambisi menapak ke jajaran managerial, menurut aku sih sebaiknya melakukan persiapan yang baik.   

Dukungan Hubby 
Baiknya sih make sure, diskusi dan obrolin segala sesuatu  yang bakalan terjadi jika kita berkeinginan  karir. Support jangan lip service , tapi perlu konsensus dalam berbagi urus anak (misalnya nanti soal antarin ke dokter, ngajarin, cari sekolah, cari les, ambil rapor, ke sekolahan , dlsb) bahwa urusan beginian tuh   perlu di back up kalau pas lagi ngga bisa, jangan sampai urusan miting penting di kantor jadi pemicu perang dalam rumah. Pusing dech… urusan ke dokter, bisa salah-salahan. Bunda perlu tahu, sampai usia 6-7 tahun, baru agak bebas dari berurusan dengan dokter anak.

Mempersiapkan diri sendiri, yang ini lumayan banyak yang perlu di persiapkan:

Mentally siap tinggalin anak
Selama masa cuti  kelahiran, jangan pakai prinsip aji mumpung, mumpung cuti, puas-puasin diri pegang sendiri. Begitu kelar cuti, bayi ngga siap ditinggal dan kita sendiri  jadi ngga tega.  Jadi selama masa cuti dan setiap hari bersama bayi, perhatikan dan rancang ‘pengen’nya gimana gede’in anak.

Latih bayi sejak bayi…
Kalau dari hamil sudah mantap untuk tetap bekerja dan hubby mendukung penuh, bicarakan pekerjaan dan kenalkan lingkungan kerja kita ke jabang bayi di usia 6 bulanan (serius..  J).  Dari lahir dan semasa cuti, latih kebiasaan-kebiasaan bayi  (baca juga : nanny pulkam ditangisi anak )

Jalin relasi dan komunikasi dengan Nanny..
Jika bunda akan menggunakan jasa baby sitting, baiknya sebelum lahiran, baby sister  sudah kerja duluan minimal beberapa hari sebelum lahiran jadi bisa  dapat chemistry  dan tahu latar belakangnya, plus yang penting banget, sharing keinginan dan cara bunda. (baca : rules of Mommy)

Sulit percaya sama Nanny..
Nah yang ini sering banget terjadi untuk para bunda yang ngga dapat nanny yang mumpuni, apalagi trauma dengan berbagai hal. Dijamin dech ngga tenang kerja. Karena itu mengenal dan ngobrol penting sebelum lahiran. Tanya detail pengalaman sebelumnya & tanya pendapat-pendapatnya mengenai beberapa hal yang ingin kita terapkan. Kalau ngga merasa cocok, masih ada waktu untuk mengganti atau mencari yang lain.

Belajar jadi Ortu…
Banyak keahlian yang bisa didapatkan dengan sekolah, kursus,  pelatihan dan rajin baca.  Untung-nya sekarang ini  skill menjadi ortu juga sudah tersedia  banyak  buku, seminar/workshop parenting. Ikut dech penting loh belajar jadi ortu. 

Being Happy Working Mom,
Semoga Bermanfaat. 



Senin, 18 Maret 2013

Secangkir Kopi Pagi......

Ritual pagi saya setiap tahun, selama bertahun-tahun, secangkir kopi dan mensortir email dan membalas email-email. Di awal tahun 2010, ritual pagi saya sungguh berbeda, tidak ada hal-hal penting yang perlu segera di respon dan dipikirkan lebih jauh, apalagi ratusan email, jadi tidak ada yang perlu di sortir dan dibalas.
   Ritual pekan lalu sungguh berbeda, sepekan yang saya nanti-nantikan. Setelah berumah tangga sepuluh tahun, sepekan penuh mengurus seluruh pekerjaan domestik tanpa seorang pembantu. saya menyadari sepenuhnya tugas berat ini, bahkan menjadi salah satu alasan saya berkarir diluar rumah. Namun, saya sungguh tidak menyangka sepekan ini pekerjaan-nya sangat melelahkan secara fisik. Belum pernah saya ‘ngos-ngosan’ dalam bekerja, sekali ini saya harus jeda setiap sekian langkah mengepel, mencuci, buru-buru ke sekolah dan tempat les, baik mengantar maupun menjemput anak. Waktu dari pagi hingga menunggu makan malam suami pulang kantor, berputar bagai gasing…..
   Saat assistant rumah, si Mba kembali, ritual pagi saya berubah lagi, tanpa pola, tanpa rutinitas, yang ada perasaan kehilangan, dan saya baru sepenuhnya sadar, baru dua hari menjalani hari tanpa kesibukan pagi yang produktif, saya seperti baru bangun dari mimpi, omigod, i am jobless…
   Lantas saya menyusun kembali pagi hari dengan ritual rutin, secangkir kopi dan browsing internet. Ternyata hidup dengan kegiatan rutin dan berpola sesungguhnya menyenangkan, sehari dua hari melakukan hal yang bukan rutin, cukup baik untuk menikmati spontanitas. Tapi tidak setiap hari, sebab ketidak-rutinan itu sendiri menjadi rutin.

   Setelah setahun melepas pekerjaan, tahun ini saya kembali bekerja, memulai lagi suatu aktifitas rutin yang berbeda, kali ini lebih berirama. Ada hari dimana ritual mulai dengan email, hari lain dengan miting, dan hari lainnya dengan berkelana Jakarta. Namun apapun rutinitas pagi yang dirancang, satu yang setia menemani, secangkir kopi.


Secangkir kopi pagi adalah ritual menghirup sebuah kenikmatan….

Apakah ritual pagi Anda ??



Semoga bermanfaat,
Feb 2, 2011


Saya senang menggunakan manual grind ini, milik saya warna hitam, khusus untuk setiap cangkir kopi saya, selalu fresh grind, atur tingkat kehalusan grind sesuai dengan cara seduh. Saya suka kopi tubruk, jadi grind yang cukup halus. Tunggu 3-4 menit, seduh dengan air panas suhu 90-98, diminum setelah 4 menit. Minum kopi jangan berlama-lama, kalau sudah dingin menjadi asam dan tidak enak.

TIAMO Coffee Grinder Ceramic Slim [HG6066G] - Green






Minggu, 15 November 2009

memaksa diri

Pada hari Eugene Kapersky -founder dan CEO Kapersky, antivirus yang sedang naik daun akan melakukan audiensi di store kami di bhinneka.com pada siang hari. Persiapan-persiapan sudah dilakukan sejak semalam. Tentu saja pagi harinya saya menyempatkan diri untuk datang memantau persiapan dan menyakinkan tim kami akan menjadi tuan rumah yang handal.
Di meja kerja sempit dalam ruang kantor merangkap gudang, duduk manis sebuah kelender meja dari training center ternama, kurang lebih quote untuk bulan ini adalah " dispilin, adalah melakukan hal yang harus dilakukan, mood atau tidak'
Saya sempat terbahak dalam hati, sebab belakangan ini virus 'excuse' menghindar untuk pergi berenang dan gym mulai menyerang, dan terhadapa satu pekerjaan yang benar-benar buat 'males'. Ada saja alasan pembenaran diri untuk tidak melakukannya. Sejuta alasan yang sangat logis dan masuk akal menanti.
Saya jadi teringat, bahwa kerap kali dulu saya memaksakan diri untuk melakukan hal-hal yang sebetulanya kalau boleh sih... tidak usah dilakukan, salah satunya yach pergi oleh-raga ... aduh setiap kali mau berangkat... rasanya dunia mau runtuh. Apalagi punya pasangan yang malasnya malah triple. Penangkis 'maksa diri' ini lumayan ampuh, boleh dikategorikan salah satu antivirus 'too much excuse' dan malas, tentunya juga mampu membuat diri tampak cukup disiplin.
Disiplin, melakukan hal yang harus dilakukan, mood atau tidak, caranya install dong antivirus maka diri. Coba aja kalau ngga percaya....
semoga bermanfaat,
Oct-09


Bicara antivirus, memang penting untuk menjaga keamanan laptop/PC, gadget Anda, apalagi untuk para rekan-rekan yang berbisnis, baiknya sih protect diri. Info lengkap mengenai antivirus ada disini.
KASPERSKY Anti virus 2014 (1-User)


Minggu, 28 Desember 2008

Short Message Saja…….

Seorang sahabat lama saya menyapa via sms dan bertanya
‘…… apakah kamu bahagia ?”
‘tidak’ balas saya singkat.
‘ha… kurang apa luh… ngga bahagia, memang ada apa ?’
Waduh, bakal panjang nich melayani balas-membalas sms, nyesel juga menjawab tidak. Agar tetap sopan untuk mengakhiri, saya jawab dengan 3 sms panjangnya.

Apa sih ukuran kebahagian ? pada saat yang bagaimana kita menyebut diri bahagia dan tidak ? Buat saya sederhana saja, suasana hati sedang tidak enak, jelas saya tidak bahagia. Harapan saya tidak menjadi kenyataan, jelas saya tidak bahagia. Penjualan sedang merosot, jelas saya tidak bahagia. Ada orderan besar dibatalin, jelas saya tidak bahagia. Krisis yang selalu didengungkan, sampai ‘mba-ku yang hanya hafal tokoh ‘cinta fitri’ ngomong soal krisis, jelas saya tidak bahagia.

Satu hari kemudian, masuk lagi sms yang tidak kalah panjangnya, dengan mengutip ayat-ayat suci untuk menguatkan. Busyet dah…….

Tak lama berselang, masuk lagi sms dari sahabat karib saya, tulis-nya, ‘wish all your target of this year achieve and you done great job, Merry X’mast’ Weh…. hampir saja saya melupakan kegiatan rutin akhir tahun ini untuk me-review , merefleksi dan membuat resolusi pribadi tahun 2009. Saking asyik berkutat pada pekerjaan. Ya..ya.. saya segera menandai kalender, menyisakan waktu nanti untuk semedi. Saya bersyukur… ada sahabat-sahabat yang berbaik hati menyapa dan memberi semangat.

Saya-pun ingin menyapa Anda, di akhir tahun ini, bagaimana dengan kehidupan Anda sepanjang tahun ini. Klise memang, namun tetap bermakna. Jika Anda tidak menemukan apa sih yang saya lakukan, apa yach satu dua hal yang berhasil saya capai dan saya ubah tahun ini…. (emh…perut tambah maju tidak termasuk kali yach J), mungkin kita merasakan tahun ini sama saja dengan tahun sebelumnya, ganti tahun hanya sekedar pergantian tanggalan seperti hari-hari biasa. Anda tidak ingat lagi apa kemunduran atau pencapaian Anda. Atau Anda sudah membuatnya, hanya lupa catatan ada dimana atau file tidak ketemu lagi, kalau-pun ketemu, hanya tulis sekali, dan baca sekali. Sayang sekali bukan ? . Barangkali yang berprinsip carpe diem, perlu me-redefinisi agar tetap update dengan perubahan jaman.

Mungkin sepanjang tahun ini, motivasi Anda timbul tenggelam, sekali tenggelam butuh waktu lama untuk naik, gimana kalau langganan saja sms dari motivator atau tanya mama Lauren, nasib tetap saja Anda tentukan sendiri. Ketik REG spasi….SMS ke 888.




Selamat Natal dan Tahun baru-09
Des-08